Informasi

6 Mitos Tentang Pinjaman KTA yang Perlu Kamu Hindari!

Pembahasan tentang pinjaman (kredit) memang tidak pernah ada habisnya. Mulai dari fakta hingga mitos kredit tentu pernah kamu dengar. Nah, berkaitan dengan mitos, inilah yang sering membuat banyak orang ragu dan tidak berani untuk mengajukan kredit.

Padahal untuk beberapa kondisi, kredit sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan kamu. Simak pembahasan artikel di bawah ini tentang mitos kredit yang seharusnya dihindari agar kamu tidak ragu lagi ajukan ke bank!

6 Mitos Pinjaman KTA yang Sering Terdengar

Memiliki kredit di suatu bank seharusnya bukan hal yang harus ditakuti. Hal ini dikarenakan memiliki kredit bukan hal yang buruk karena dapat memenuhi kebutuhan kamu dan berpotensi untuk mewujudkan financial health yang kamu impikan.

Berikut ini daftar mitos yang sering terdengar terkait kredit, khususnya KTA (Kredit Tanpa Agunan). Kamu wajib tahu agar kamu tidak terpengaruh oleh mitos tersebut. Inilah pembahasannya:

●     Berhutang Artinya Buruk

Mitos pertama yang paling sering terdengar adalah pernyataan bahwa berhutang atau mengambil kredit itu buruk.

Persepsi utang selalu dikaitkan dengan ketidakmampuan kamu dalam mengelola keuangan dengan baik atau kondisi keuangan sedang buruk tentu tidak selalu tepat.

Konotasi buruk tentang hutang ini seharusnya dihapuskan, karena hutang dapat menjadi kredit produktif yang menguntungkan.

Misalnya, kamu mengajukan KTA ke bank dan menggunakan kredit tersebut untuk keperluan mengembangkan bisnis.

Tentu kredit tersebut tidak buruk dan justru membantu kamu meningkatkan taraf finansial.

Hal terpenting adalah kamu tidak mengajukan kredit di atas kemampuan kamu. Maksimal kamu memiliki hutang 30% dari jumlah penghasilan.

●     Skor Kredit adalah Syarat Utama

Memiliki skor kredit adalah syarat utama untuk ajukan kredit merupakan mitos yang sering didengar berikutnya.

Faktanya, tidak semua pengajuan kredit disetujui apabila kamu memiliki skor kredit atau catatan finansial yang baik.

Hal ini karena bank dan perusahaan pemberi kredit memiliki kriteria ideal tersendiri.

Memang, skok kredit dan keadaan finansial yang baik adalah salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi bank untuk menyetujui kredit kamu.

Namun, ada persyaratan penting lain yang jadi pertimbangan bank. Misalnya, dokumen pribadi, aset yang menjamin dan sejenisnya. Jika skor kredit kamu bagus, tapi dokumen pribadi tidak lengkap, maka kredit kamu pasti ditolak.

●     Jika Ditolak, Maka akan Ditolak Terus

Salah satu mitos kredit berikutnya yang sering membuat banyak masyarakat takut dan ragu untuk melakukan pengajuan adalah ketika pengajuan pertama ditolak, maka akan ditolak terus.

Padahal, mitos tersebut tidak benar karena kamu bisa ajukan pinjaman di tempat lain.

Hal terpenting ketika mengajukan kredit adalah mempelajari persyaratan dengan benar dan memenuhinya.

Selain itu, kamu juga bisa pelajari kesalahan atau alasan ditolak di satu perusahaan debitur. Jadi, saat kamu mengajukan kredit di tempat lain dapat lebih baik dan kredit pun disetujui.

 

https://www.pexels.com/photo/a-person-holding-a-contract-document-7731329/

●     Hanya Bisa Mengajukan Sekali Pinjaman

Mitos berikutnya yang sering terdengar adalah kamu hanya bisa mengajukan kredit sekali saja, alias tidak bisa ajukan lebih dari satu kredit.

Faktanya, kamu bisa mengajukan kredit di beberapa perusahaan atau bank dalam satu waktu sekaligus.

Syaratnya, tentu kamu mampu melunasi cicilan kredit tersebut. Beberapa hal yang perlu kamu tahu ketika mengajukan kredit di beberapa perusahaan atau bank dalam satu waktu butuh proses waktu yang lebih lama.

Hal ini karena pihak Bank Indonesia butuh verifikasi data dan kondisi finansial kamu. Jadi, kalau kamu berencana untuk ajukan kredit ke beberapa bank dalam satu waktu, ikuti prosesnya, ya!

●     Harus Meminjam dari Lembaga Besar

Berikutnya, ada mitos tentang kredit yang menyatakan kalau kamu hanya bisa pinjam dari lembaga atau bank besar saja.

Katanya, bank besar lebih mudah proses approval-nya dibandingkan bank kecil. Benarkah begitu?

Kenyataannya tidak, guys. Bank besar atau kecil tidak berpengaruh signifikan pada proses approval kredit kamu. Karena kedua lembaga tersebut pasti melakukan pengecekan persyaratan dan kondisi keuangan sama detailnya.

Apalagi sekarang lembaga besar maupun kecil memiliki suku bunga yang kompetitif. Jadi, peminjam memiliki referensi lebih banyak untuk lembaga mana yang akan diandalkan untuk mengajukan kredit.

●     Bunga KTA Tinggi

Mitos terakhir yang sering terdengar adalah bunga KTA tinggi. Kamu seharusnya tidak mudah percaya dengan mitos ini.

Sudah dijelaskan pada faktanya, suku bunga bank atau lembaga debitur sekarang semakin kompetitif dan beragam.

Kamu sebagai peminjam sudah memiliki banyak pilihan untuk ajukan kredit di berbagai lembaga manapun.

Oleh karena itu, demi keuntungan kamu, pilihlah bank atau lembaga peminjam yang memiliki suku bunga kompetitif dan tidak terlalu tinggi.

Patahkan Mitos dengan Produk Andalan DBS KTA!

Itulah berbagai mitos tentang kredit, termasuk KTA yang sering didengar dan seharusnya tidak mudah kamu percaya.

Jika kamu memiliki kebutuhan mendesak, sebenarnya KTA adalah pilihan tepat untuk mengatasi kebutuhan finansial kamu itu. Syaratnya, kamu hanya perlu memilih produk KTA yang tepat.

Salah satu produk yang bisa diandalkan adalah DBS KTA. Keunggulan produk kredit ini adalah limit pinjaman maksimal Rp300 juta bisa kamu gunakan untuk kebutuhan apa saja, terlebih tenor cicilan juga maksimal 36 bulan.

Bunga flat yang kompetitif mulai dari 0.88% bisa kamu andalkan dan tentu tidak memberatkan. Apalagi sekarang ada bantuan Aplikasi digibank by DBS yang memungkinkan kamu mudah untuk mengajukan kredit sesuai kebutuhan.

Jadi, jangan ragu dan mudah percaya mitos, ya! Kamu bisa coba ajukan pinjaman dari produk andalan DBS KTA. Klik di sini untuk mengajukan kredit sesuai kebutuhan kamu!

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *